PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Kalteng Expo 2026.

Masyarakat tampak antusias membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, aneka sayuran hortikultura, hingga produk pangan lokal dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Sejak hari pertama hingga hari keempat pelaksanaan pameran, stand indoor dan outdoor Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah ramai dipadati pengunjung yang ingin memperoleh kebutuhan pokok melalui Gerakan Pangan Murah sekaligus melihat promosi produk pangan lokal unggulan dan layanan klinik pertanian yang disediakan.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana mengatakan kehadiran stand Dinas TPHP pada Kalteng Expo 2026 tidak hanya menjadi sarana promosi sektor pertanian dan pangan daerah, tetapi juga bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses bahan pangan dengan harga yang stabil dan terjangkau. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah terhadap program pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Rendy Lesmana seperti dikutip borneonews pada Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menambahkan Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli masyarakat. (HERMAWAN DP/j)