BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah memanfaatkan momentum Kalteng Expo 2026 untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya mendukung pengendalian inflasi daerah dan menjaga kestabilan harga bahan pokok.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah bertujuan mendekatkan pelayanan pangan kepada masyarakat, membantu mengendalikan inflasi daerah, menjaga kestabilan harga bahan pokok, serta mendorong masyarakat agar semakin mencintai dan menggunakan produk pangan lokal hasil petani Kalimantan Tengah.
Rendy menjelaskan kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses bahan pangan dengan harga yang stabil dan terjangkau,” kata Rendy Lesmana seperti dikutip borneonews pada Jumat, 22 Mei 2026.
Ia menekankan kegiatan ini turut menjadi bentuk dukungan Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah terhadap program pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan memperoleh berbagai kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau selama pelaksanaan Kalteng Expo 2026. (HERMAWAN DP/j)
Dinas TPHP Kalteng Optimalkan Gerakan Pangan Murah Perkuat Pengendalian Inflasi
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







