PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebuah toko kopi yang berlokasi di Jalan Kutilang, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, terbakar pada Sabtu, 23 Mei 2026 dini hari atau sekitar pukul 03.21 WIB.  

Peristiwa tersebut menarik perhatian warga sekitar hingga terbangun dari tidur akibat suara kegaduhan dan kobaran api yang terlihat jelas di tengah kegelapan.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit Lundjen, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dan pengamatan awal di lokasi, titik api pertama kali diketahui berasal dari bagian dapur toko tersebut.

Mendapatkan laporan kejadian, tim pemadam kebakaran segera bergerak ke lokasi dan melakukan upaya pemadaman serta pendinginan secara intensif untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

“Untuk penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara pasti, namun bangunan terbakar sekitar 90 persen lebih,” ungkap Urianinu.

Salah satu saksi mata yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, Abah Khalid (40), menceritakan bahwa dirinya terbangun dari tidur karena mendengar suara warga yang memukul tiang listrik secara bertalu-talu, sebuah tanda bahaya yang biasa dilakukan warga jika terjadi musibah.

Saat ia bergegas keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi, kobaran api sudah tampak sangat besar dan mengganas membakar bangunan toko kopi tersebut.

“Pas saya bangun sekitar jam 3 lewat, api sudah besar dan orang-orang sudah teriak-teriak keluar rumah. Waktu apinya membesar, ada suara letupan keras beberapa kali. Kemudian saat api mulai mau padam, keluar bau gas yang sangat menyengat. Kayaknya tabung gas di dalam meledak,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dan tim terkait masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui secara pasti apa yang menjadi pemicu awal kebakaran tersebut.

"Begitu pula dengan nilai kerugian materiil yang ditimbulkan akibat musibah ini, belum dapat dipastikan jumlahnya karena masih dalam proses pendataan dan pemeriksaan di lokasi kejadian. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran ini," pungkasnya. (PATHUR/Y)