BORNEONEWS, Palangka Raya - Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai kegiatan kenaikan kelas peserta didik Kelompok Bermain (KB) dan TK A serta pelepasan siswa-siswi TK B1 dan B2 PAUD Terpadu St Yosef pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Dalam Semangat Nusantara Kita Merajut Kebersamaan dan Menyongsong Masa Depan” itu menjadi momentum penting bagi anak-anak dalam menapaki jenjang pendidikan berikutnya.
Acara yang dihadiri para orang tua, guru, komite sekolah dan tamu undangan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa yang menunjukkan kreativitas dan keberanian anak-anak di atas panggung. Nuansa kebersamaan tampak begitu kuat saat para peserta didik tampil mengenakan busana bernuansa Nusantara.
Ketua Panitia, Meldi Yanto Saputra, mengatakan perjuangan orang tua dalam mendidik anak merupakan bagian penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Menurutnya, anak-anak adalah titipan Tuhan yang kelak akan melanjutkan perjuangan orang tua di masa mendatang.
“Kita pantas berjuang karena anak-anak kita ini adalah titipan Tuhan yang akan melanjutkan perjuangan kita selanjutnya,” ucap Meldi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan pendidikan sekaligus pembentukan karakter kepada peserta didik sejak usia dini. Dirinya berharap seluruh cita-cita dan harapan anak-anak dapat terwujud melalui dukungan serta doa terbaik dari para orang tua.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Seni, menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah hadir mendampingi putra-putrinya dalam momen spesial tersebut. Ia menilai perkembangan anak-anak selama menempuh pendidikan di PAUD Terpadu St Yosef terlihat sangat signifikan.
“Anak-anak yang dulu datang dengan langkah kecil penuh rasa ingin tahu, sekarang telah tumbuh menjadi anak yang lebih mandiri,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Sekolah PAUD Terpadu St Yosef, Sr Gisella Ambarita, menegaskan pihak sekolah terus berkomitmen mendukung tumbuh kembang anak melalui penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Selain itu, proses pembelajaran di sekolah dilakukan dengan prinsip belajar sambil bermain agar anak-anak dapat berkembang secara optimal sesuai usia mereka.
Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya mendorong kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian dan kemampuan sosial peserta didik sejak dini.
Pengawas TK, Deni Irawan, turut mengapresiasi berbagai program yang dijalankan PAUD Terpadu St Yosef. Ia menyebut kurikulum nasional tetap dilaksanakan dengan baik dan sekolah terus menunjukkan perkembangan yang sejalan dengan program pemerintah di bidang pendidikan anak usia dini.
“Program yang dilaksanakan di sekolah itu sangat baik. Sangat beruntung bapak ibu telah menyekolahkan anaknya di sekolah ini,” ujarnya.
Melalui kegiatan kenaikan kelas dan pelepasan tersebut, PAUD Terpadu St Yosef berharap anak-anak dapat terus melangkah dengan percaya diri menuju jenjang pendidikan berikutnya serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter dan mampu menghadapi masa depan. (TESTI PRISCILLA/j)









