BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Agustiar Sabran mengingatkan generasi muda di Kalimantan Tengah untuk tetap menjaga dan memperkuat identitas budaya daerah, terutama dalam penggunaan bahasa daerah di kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri upacara puncak Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Sabtu, 23 Mei 2026.
Menurutnya, generasi muda ideal adalah mereka yang berkarakter, memiliki etika yang baik, serta tetap berpegang pada nilai-nilai lokal yang sejalan dengan falsafah Huma Betang.
“Harapannya sesuai visi dan misi kita, generasi penerus harus berkarakter dan membawa semangat Huma Betang,” ujarnya.
Selain itu, Gubernur menilai penguasaan bahasa asing seperti Bahasa Inggris sangat penting di era globalisasi. Bahkan, Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Pendidikan telah menjalankan program penguatan bahasa asing di sekolah-sekolah.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelajar agar siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing tidak boleh membuat generasi muda melupakan bahasa daerah.
Ia juga menyoroti fenomena sebagian anak muda yang merasa bangga ketika fasih berbahasa asing, tetapi mulai kurang mengenal bahasa daerah sendiri.
“Bahasa Inggris itu penting, tapi jangan sampai bahasa daerah kita ditinggalkan. Kita harus tetap bangga dengan jati diri sendiri,” tegasnya.
Lebih jauh, Agustiar Sabran berpesan agar pemuda-pemudi Kalteng tidak merasa rendah diri hanya karena berasal dari daerah.
Ia menekankan bahwa masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, bukan semata kekayaan alam.
“Jangan pernah merasa kalah karena daerah. Dunia ini dimenangkan oleh mereka yang punya ide, karakter, dan kemauan belajar,” katanya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk terus berinovasi, menguasai teknologi, serta membangun kompetensi tanpa kehilangan akar budaya.
“Bersainglah dengan percaya diri, berinovasi tanpa takut gagal, dan tetap jaga identitas sebagai anak Kalimantan Tengah,” pungkasnya.









