BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Netizen diminta hari-hati dalam sharing (membagikan) berita di akun media sosial (medsos). Sebab, polisi tengah mengawasi akun medsos yang dianggap menyebarkan berita hoax.

"Syukurlah hingga saat ini pelaku penyebaran berita hoax yang berasal dari Kabupaten Kobar belum ada dan semoga tidak pernah ada," kata Kapolres Kobar AKBP Pria Premos, Rabu (4/1/2017).

Sebenarnya, lanjut Kapolres, pamantauan lebih fokus pada beredarnya informasi terkait Pemilukada di Kobar. Namun, karena ada instruksi Kapolri yang dikeluarkan sekitar akhir 2016 lalu, pemantauan beredarnya informasi hoax juga diintensifkan.

Menurutnya, sarana prasarana yang dimiliki Polres Kobar sudah diberdayakan untuk melakukan monitoring penyebaran berita hoax sesuai instruksi Kapolri.

"Semua personel kita kerahkan untuk memonitor hal tersebut. Bila kami temukan, pelakunya akan ditindak," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)