BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Proses seleksi pemain sepak bola mini Kabupaten Seruyan untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng Tahun 2026 di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat terus dimatangkan.
Kegiatan seleksi berlangsung di Stadion Mini Gagah Lurus, Kuala Pembuang, dengan melibatkan sejumlah calon atlet terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Seruyan, Minggu, 24 Mei 2026.
Manager tim, Ari, menuturkan bahwa seleksi telah dilaksanakan untuk wilayah Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur. Dari total 27 pemain yang diundang, sebanyak 20 peserta hadir mengikuti tahapan seleksi.
“Ketidakhadiran beberapa pemain disebabkan berbagai faktor, mulai dari cedera, berada di luar daerah, hingga menjalankan tugas kedinasan,” ujar Ari.
Ia menjelaskan, tahapan seleksi berikutnya akan dipusatkan di Lapangan Gelora Asam Baru dengan melibatkan peserta dari sejumlah wilayah, yakni Seruyan Raya, Danau Sembuluh, Danau Seluluk, Asam Baru, Hanau, dan Seruyan Tengah.
Berdasarkan ketentuan dari panitia Porprov, jumlah atlet yang dapat didaftarkan sebanyak 20 pemain. Komposisi tersebut terdiri dari 15 pemain kategori U-23 kelahiran tahun 2004 hingga 2010, serta 5 pemain senior kelahiran tahun 1991 hingga 2003.
Selain proses seleksi, tim pelatih juga telah menyiapkan agenda pemusatan latihan bagi pemain yang dinyatakan lolos.
Training center direncanakan berlangsung di tiga lokasi, yakni Gelora Asam Baru, Gagah Lurus Kuala Pembuang, dan Lapangan Miniso Sampit.
Coach Adri menambahkan, potensi atlet Kabupaten Seruyan mendapat perhatian serius dari sejumlah daerah lain.
Bahkan, beberapa pemain Seruyan disebut sempat diminati oleh daerah lain seperti Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
“Ini menunjukkan bahwa kualitas pemain sepak bola Seruyan cukup baik dan mampu bersaing,” katanya.
Dengan mayoritas skuad yang dipersiapkan merupakan pemain peraih juara II Piala Gubernur tahun lalu, tim sepak bola Kabupaten Seruyan optimistis mampu tampil kompetitif pada ajang Porprov mendatang.
“Dengan kondisi saat ini, untuk lolos dari fase grup kualifikasi pun dinilai realistis untuk dicapai apabila persiapan tim berjalan maksimal, “ tandasnya. (FAHRUL/R)









