PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui partisipasi pada Kalteng Expo Tahun 2026 di Kota Palangka Raya.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak 17 hingga 23 Mei 2026 tersebut, stan layanan OJK tercatat telah dikunjungi sebanyak 124 pengunjung.

"Kehadiran OJK bersama anggota FKIJK Kalteng menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan dan edukasi keuangan kepada masyarakat secara langsung," kata Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz pada Minggu, 24 Mei 2026.

Berbagai layanan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari konsultasi keuangan, edukasi keuangan, hingga akuisisi pembukaan rekening untuk sektor perbankan, pasar modal, maupun industri keuangan non-bank.

"Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih produk dan layanan jasa keuangan yang legal dan aman," terangnya.

Tidak hanya menghadirkan layanan keuangan, kegiatan tersebut juga diisi dengan talkshow mengenai pelindungan konsumen dan pengenalan Indonesia Anti-Scam Centre atau IASC kepada masyarakat umum.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan dan kejahatan keuangan yang semakin marak terjadi.

"OJK Kalteng menilai Kalteng Expo 2026 menjadi sarana strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat terkait pengelolaan keuangan yang bijak sesuai kebutuhan.

Melalui kegiatan itu, masyarakat diharapkan semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan sekaligus mampu memanfaatkan produk keuangan secara optimal," tambah Primandanu lagi.

Sinergi antara OJK dan FKIJK Kalteng juga diharapkan mampu memperkuat pelindungan konsumen serta mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Dengan literasi dan inklusi keuangan yang semakin baik, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi tantangan perkembangan industri jasa keuangan di era digital.(TESTI PRISCILLA)