PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program kolaborasi antara HKm Masoraian dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk menjadi bagian dari implementasi komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG melalui pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Melalui program tersebut, perusahaan bersama kelompok masyarakat mendorong peningkatan kesejahteraan warga sekitar kawasan hutan melalui pengembangan usaha mandiri dan pemberian dukungan terhadap kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

Pada aspek sosial, SSMS menitikberatkan program pada penguatan ekonomi masyarakat agar memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Sementara pada aspek lingkungan, perusahaan bersama masyarakat terus mendukung upaya pelestarian hutan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Pendamping HKm Masoraian, Affan Kurniawan, mengatakan pengembangan usaha masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan ekonomi mandiri tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

“Program seperti ini bukan hanya soal bantuan alat usaha, tetapi bagaimana masyarakat dapat terus berkembang dan memiliki penghasilan yang lebih baik tanpa harus bergantung pada aktivitas yang dapat merusak hutan,” ujar Affan dalam rilis SSMS pada Minggu, 24 Mei 2026.

Kolaborasi antara perusahaan dan kelompok masyarakat menjadi langkah penting untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara dunia usaha, masyarakat, dan alam.

Ia berharap program pemberdayaan tersebut dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak warga di sekitar kawasan hutan.

Melalui dukungan terhadap kelompok masyarakat seperti HKm Masoraian, SSMS menegaskan komitmennya bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar serta perlindungan lingkungan secara berkelanjutan.(TESTI PRISCILLA)