BORNEONEWS, Jakarta - Chelsea dipastikan gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan setelah kalah 1-2 dari Sunderland pada pekan terakhir Liga Inggris 2025/2026 di Stadium of Light, Minggu, 24 Mei 2026.
Sunderland sukses mengamankan kemenangan lewat gol Trai Hume serta gol bunuh diri Malo Gusto. Sementara Chelsea hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Cole Palmer.
Kekalahan tersebut membuat Chelsea harus puas menutup musim di posisi ke-10 klasemen akhir Premier League dengan koleksi 52 poin. The Blues gagal menembus zona kompetisi Eropa setelah terpaut satu poin dari Brighton & Hove Albion yang finis di posisi kedelapan dan lolos ke Liga Conference Eropa.
Sebaliknya, Sunderland berhasil mengakhiri musim di posisi ketujuh dengan torehan 54 poin sekaligus memastikan tiket tampil di Liga Europa musim depan.
Chelsea sebenarnya tampil cukup agresif sejak menit awal pertandingan. Peluang pertama hadir pada menit keempat melalui tendangan Cole Palmer, namun masih mampu diamankan penjaga gawang Sunderland, Robin Roefs.
Tuan rumah kemudian membalas dua menit berselang lewat peluang Enzo Le Fée, tetapi kiper Chelsea Robert Sánchez masih sigap melakukan penyelamatan.
Pertandingan berlangsung terbuka dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Chelsea kembali memperoleh peluang melalui João Pedro pada menit ke-15, namun penyelesaian akhirnya belum membuahkan hasil.
Sunderland juga beberapa kali mengancam melalui Nordi Mukiele dan Nilson Angulo, meski belum mampu mengubah kedudukan.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-25. Berawal dari umpan panjang Robin Roefs, Luke O'Nien meneruskan bola kepada Trai Hume yang langsung melepaskan tendangan first time ke sudut kanan gawang Chelsea. Robert Sanchez gagal menjangkau bola dan Sunderland unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Chelsea meningkatkan intensitas serangan. Namun peluang emas Joao Pedro lewat sundulan pada menit ke-38 masih melebar dari gawang Sunderland. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Sunderland langsung memperbesar keunggulan pada menit ke-50. Tembakan Brian Brobbey berubah arah setelah membentur kaki Malo Gusto dan berujung gol bunuh diri.
Chelsea mampu memperkecil ketertinggalan enam menit kemudian. Cole Palmer mencetak gol lewat tendangan jarak jauh usai menerima umpan Pedro Neto. Meski sempat ditepis Robin Roefs, bola tetap masuk ke dalam gawang dan mengubah skor menjadi 2-1.
Harapan Chelsea untuk bangkit semakin sulit setelah Wesley Fofana menerima kartu merah pada menit ke-62 akibat akumulasi dua kartu kuning usai melanggar Wilson Isidor.
Bermain dengan 10 orang membuat Chelsea kesulitan mengembangkan permainan hingga akhir pertandingan. Sunderland mampu mempertahankan keunggulan 2-1 sampai peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut memastikan Chelsea absen dari kompetisi Eropa musim depan, sementara Sunderland merayakan keberhasilan lolos ke Liga Europa.
Susunan pemain
Sunderland (4-2-3-1): Roefs; Mandava, O'Nien, Mukiele, Geertruida; Sadiki, Xhaka; Angulo (Diarra 61'), Le Fee (Rigg 90+7'), Hume; Brobbey (Isidor 61')
Chelsea (3-4-2-1): Sanchez; Hato (James 53'), Colwill, Fofana; Cucurella, Caicedo (Delap 85'), Fernandez, Gusto (Acheampong 85'); Neto (Chalobah 65'), Palmer; Pedro
ANTARA








