PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya mulai mematangkan persiapan untuk menghadapi gelaran Pekan Daerah (Peda) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2028.

Langkah awal ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi lintas sektor guna menyusun strategi, pemetaan potensi daerah, serta pembagian tugas kerja.

"Pertemuan ini dilakukan agar seluruh instansi terkait memiliki kesepahaman yang sama sejak dini," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, Senin, 25 Mei 2026.

Dia mengonfirmasi bahwa koordinasi awal ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan daerah. Menurutnya, Palangka Raya selaku ibu kota provinsi harus mampu tampil maksimal, baik dari segi kesiapan kontingen maupun sebagai tuan rumah yang ramah bagi daerah lain.

Dia menekankan bahwa ajang Peda bukan sekadar rutinitas seremonial antardaerah.

Event berskala provinsi ini merupakan panggung strategis bagi Kota Palangka Raya untuk memamerkan berbagai inovasi unggulan, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, teknologi tepat guna, hingga ketahanan pangan lokal yang selama ini menjadi fokus pembangunan.

Fauzi juga menambahkan bahwa salah satu fokus utama dalam rapat koordinasi ini adalah mengidentifikasi para petani, nelayan, dan pelaku UMKM berprestasi yang akan mewakili kota.

"Pemko ingin memastikan perwakilan yang dikirim nanti adalah mereka yang benar-benar memiliki produk atau inovasi yang berdaya saing tinggi, sehingga mampu membawa pulang prestasi terbaik," jelasnya.

Ia mengingatkan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjaga sinergisitas dan menghindari ego sektoral dalam masa persiapan.

Kesuksesan Palangka Raya dalam ajang Peda sangat bergantung pada komunikasi yang solid antara dinas pertanian, dinas perdagangan, pariwisata, serta instansi pendukung lainnya yang saling berkaitan.

Ia berharap persiapan yang dicicil sejak jauh-jauh hari ini dapat membuahkan hasil yang linier dengan target pemerintah. (HENDRI/j)