BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Sri Lestari menilai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Pangkalan Banteng memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun sosial.
Menurut Sri Lestari, program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi warga, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat di daerah.
“Kami yakin apa yang dilakukan TNI khususnya dalam mendukung program pemerintah dalam hal pembangunan. TMMD juga jadi bagian mempererat hubungan antara TNI dengan warga di daerah,” jelas Sri Lestari.
Sri Lestari mengatakan, hasil pembangunan yang telah dilakukan melalui program TMMD perlu dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Selain pembangunan fisik, menurut Sri Lestari, program TMMD juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa tali asih dan paket sembako kepada masyarakat setempat. Bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI bersama warga.
“Program TMMD ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami di DPRD Kobar tentu mendukung kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” jelas Sri Lestari.
Sri Lestari berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Menurut Sri Lestari, keberadaan TMMD juga mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat, sehingga program tersebut tidak hanya berdampak pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga memperkuat nilai sosial kemasyarakatan.
Sri Lestari menambahkan, DPRD Kobar mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. (WAHYU KRIDA/y)









