PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Tahapan pendaftaran bakal calon Rektor Universitas Palangka Raya periode 2026–2030 akan resmi ditutup pada Selasa (26/5/2026) pukul 00.00 WIB. Hingga saat ini, panitia mencatat sudah ada empat kandidat yang mendaftar dan dua nama lainnya diperkirakan segera menyusul.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPR periode 2026-2030, Joni Bungai mengatakan, jumlah kandidat yang belum terlalu banyak bukan berarti minim peminat. Menurutnya, proses pencalonan rektor memiliki sejumlah persyaratan administratif yang cukup ketat dan wajib dipenuhi seluruh bakal calon.

“Besok sampai pukul 00.00 WIB ditutup pendaftaran,” kata Joni di Palangka Raya, Senin 25 Mei 2026.

Ia menambahkan, selain faktor persyaratan, sejumlah kandidat juga masih mempertimbangkan situasi dan peluang sebelum memastikan diri ikut dalam kontestasi pemilihan rektor UPR mendatang.

“Karena memang harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan. Mungkin yang lain juga masih melihat situasi,” ungkapnya.

Setelah tahapan pendaftaran berakhir, panitia akan melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh dokumen bakal calon yang telah masuk. Selanjutnya, Senat UPR akan menggelar rapat tertutup untuk menetapkan nama-nama calon rektor yang dinyatakan lolos sesuai ketentuan.

“Setelah itu para calon akan melakukan sosialisasi ke fakultas-fakultas dan menyampaikan visi misi pada rapat senat terbuka,” jelasnya.

Dalam tahapan sosialisasi, para kandidat dijadwalkan mendatangi delapan fakultas di lingkungan Universitas Palangka Raya guna memperkenalkan program kerja serta visi kepemimpinan masing-masing. 

Panitia juga memastikan, unsur mahasiswa dilibatkan dalam agenda penyampaian visi dan misi tersebut melalui kehadiran Badan Eksekutif Mahasiswa tingkat universitas maupun fakultas.

“Mahasiswa juga kita undang dari BEM. Di fakultas-fakultas juga nanti ada BEM fakultas yang hadir,” tutup Joni. (MARINI/H)