BORNEONEWS, Sampit – Program listrik desa untuk Desa Kawan Batu dan Desa Baampah di Kecamatan Mentaya Hulu disebut telah memasuki tahap akhir di Kementerian ESDM.
"Untuk Desa Kawan Batu dan Desa Baampah, Edison mengatakan proses program listrik desa tahun 2026 sudah memasuki tahap final di Kementerian ESDM dan tinggal menunggu anggaran turun sebelum pelaksanaan di lapangan," ujar Camat Mentaya Hulu Edison, Selasa, 26 Mei 2026.
Dirinya meminta pemerintah desa segera melakukan koordinasi dengan perusahaan sekitar guna mendukung kelancaran pemasangan jaringan listrik, terutama terkait akses jalan dan pembersihan jalur yang dilalui tiang PLN.
"Kepada desa saya minta segera melakukan kerja sama atau MoU dengan perusahaan untuk persiapan pemasangan tiang PLN. Jadi nanti kalau anggaran sudah turun, eksekusinya bisa langsung cepat," katanya.
Ia menegaskan, persiapan sejak dini sangat penting agar kendala yang sebelumnya terjadi di Desa Kapuk dan Desa Pantap tidak kembali terulang. Saat itu, material tiang listrik dari PLN sebenarnya sudah tiba di lokasi, namun pemasangan tertunda lantaran jalur menuju titik pemasangan belum siap.
Edison menjelaskan, usulan program listrik desa tersebut sejatinya telah diajukan sejak tahun 2018, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai camat. Setelah dipercaya memimpin Kecamatan Mentaya Hulu, ia terus melanjutkan perjuangan tersebut karena listrik dinilai menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat pedesaan.
Menurutnya, kehadiran listrik PLN nantinya akan membawa dampak besar bagi kehidupan warga, terutama dalam mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga. Selama ini masyarakat masih bergantung pada genset pribadi dengan bahan bakar solar yang harganya cukup mahal.
"Sebelum ada listrik, masyarakat memakai genset pribadi dengan bahan bakar solar yang mahal. Kalau sudah ada listrik PLN tentu sangat membantu masyarakat. Mereka tidak akan repot lagi tinggal membeli token listrik. Ini tentunya juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat," jelasnya.
Ia berharap seluruh proses administrasi dan penganggaran dapat segera rampung sehingga masyarakat di Desa Kawan Batu dan Desa Bampah bisa segera menikmati layanan listrik PLN seperti wilayah lainnya di Kotim. (DEWI PATMALASARI/j)









