BORNEONEWS, Palangka Raya – Menyambut perayaan Hari Raya Idul Adha yang penuh berkah, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, Riska Agustin, menyampaikan imbauan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan agar warga lebih teliti dan berhati-hati saat hendak membeli hewan kurban, dengan selalu memeriksa tanda-tanda kesehatan hewan terlebih dahulu demi menjamin keamanan dan kualitas daging yang nantinya akan dikonsumsi maupun dibagikan kepada sesama.
Menurut Riska, memilih hewan kurban yang sehat bukan hanya kewajiban sesuai syariat agama, tetapi juga langkah penting dalam menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas.
Hewan yang tidak sehat atau terindikasi membawa penyakit tentu berisiko menularkan penyakit kepada manusia jika dikonsumsi, sehingga ketelitian di tahap awal pembelian menjadi hal yang sangat mendesak untuk diperhatikan.
“Sebelum memutuskan untuk membeli hewan kurban, saya imbau seluruh masyarakat untuk mengecek terlebih dahulu tanda-tanda bahwa hewan tersebut dalam kondisi sehat. Jangan tergiur harga murah namun mengabaikan kondisi fisik dan kesehatan hewan, karena ini menyangkut keamanan pangan yang akan kita bagikan dan konsumsi bersama,” ujar Riska Agustin, Selasa, 26 Mei 2026.
Ia juga memberikan gambaran sederhana mengenai ciri-ciri hewan kurban yang sehat dan layak untuk dikorbankan.
Di antaranya adalah hewan memiliki mata yang bersih dan cerah, bulu yang halus, bersih dan mengkilap, gerakan yang lincah serta tidak tampak lemas, nafsu makan yang baik, serta memiliki kondisi tubuh yang berisi dan tidak kurus kering.
Selain itu, hewan sehat biasanya memiliki suhu tubuh normal, tidak ada luka terbuka, dan tidak menunjukkan gejala sakit seperti batuk atau berlendir.
Lebih jauh, politisi perempuan ini juga berharap peran aktif dari dinas terkait dan petugas kesehatan hewan untuk turut hadir di lokasi-lokasi penjualan hewan kurban.
Kehadiran petugas dinilai sangat membantu dalam memberikan penyuluhan, pemeriksaan, serta jaminan kesehatan bagi hewan yang diperjualbelikan, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan tenang saat bertransaksi.
Di akhir pernyataannya, Riska Agustin mengajak seluruh warga untuk menjadikan momen Idul Adha sebagai sarana berbagi kebahagiaan yang tidak hanya bermanfaat secara spiritual, tetapi juga membawa manfaat kesehatan bagi penerima.
"Ia berharap tradisi kurban di Kalimantan Tengah senantiasa berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/j)









