SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) yang akan digelar di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

"Kemarin saya mendapat surat dari IMI Provinsi bahwasanya kita sudah mendekati persiapan adanya Porprov di Kobar. Dan oleh sebab itu, diminta kepada setiap cabor untuk mempersiapkan atletnya," kata Ketua IMI Kotim Angga Aditya Nugraha, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia menjelaskan, IMI Kotim terus berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim terkait fasilitas latihan bagi para atlet balap motor di kawasan Stadion 29 Nopember Sampit. 

Menurutnya, penggunaan arena latihan tetap harus menyesuaikan aturan dan ketentuan yang berlaku dari Dispora setempat.

"Oleh sebab itu, kami selalu bersurat ke Dispora untuk minta fasilitas untuk persiapan atlet maju di Porprov yang akan datang," ujarnya.

Angga berharap latihan rutin bisa dilaksanakan setiap akhir pekan agar kemampuan atlet terus meningkat menjelang pelaksanaan Porprov.

"Kalau programnya memang harapan kita setiap Sabtu-Minggu. Namun tidak bisa terlaksana semua Sabtu Minggu itu, mengikuti aturan dan ketentuan dari Dispora," imbuhnya.

Pada ajang Porprov sebelumnya, IMI Kotim berhasil menyumbangkan prestasi dengan raihan dua medali emas, satu perak dan satu perunggu. Capaian tersebut diharapkan bisa meningkat pada Porprov mendatang dengan target lebih banyak medali emas untuk membantu Kotim mempertahankan prestasi di tingkat provinsi.

"Harapan kita ke depannya kita ingin semua itu medali emas. Karena satu medali emas itu sangat berkontribusi untuk Kotim, sebagaimana kita kemarin juara umum dengan selisih cukup tipis," katanya.

Ia menambahkan, proses penentuan atlet sudah mulai dilakukan sesuai kategori usia dan kelas yang dipertandingkan berdasarkan ketentuan dari IMI Kalimantan Tengah.

"Untuk penentuan atlet itu sudah kita siapkan, karena sesuai koridor dan ketentuannya ada di bawah 20 tahun dan di atas 20 tahun," tuturnya.

Sementara itu, pendaftaran atlet untuk Porprov Kalteng disebut telah dilakukan. Adapun pelaksanaan training center (TC) masih menunggu arahan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim sebagai induk organisasi olahraga daerah.

"Untuk TC kami menunggu dari KONI Kotim, karena kami berada di bawah naungan KONI," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)