BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, melakukan kunjungan kerja sekaligus pemantauan ke dua unit pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu Puskesmas Kereng Bangkirai dan Puskesmas Menteng.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memastikan kualitas pelayanan publik tetap terjaga, mengevaluasi kedisiplinan pegawai, serta meninjau kesiapan fasilitas menjelang agenda penting peresmian puskesmas.
Kunjungan pertama disambangi ke Puskesmas Kereng Bangkirai. Di lokasi ini, Riduan secara langsung memantau jalannya pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
Ia meninjau berbagai titik pelayanan, mulai dari ruang pendaftaran, ruang pemeriksaan, hingga pelayanan obat, guna memastikan standar pelayanan berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan pasien terpenuhi dengan baik.
Selain melihat kualitas pelayanan, kunjungan ini juga bertujuan menilai kedisiplinan kehadiran aparatur sipil negara dan tenaga kesehatan yang bertugas. Riduan menegaskan bahwa kehadiran dan disiplin kerja menjadi indikator utama pelayanan prima.
"Evaluasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja dan kenyamanan masyarakat yang datang berobat," katanya, Selasa, 26 Mei 2026.
Setelah meninjau di Kereng Bangkirai, Riduan bergerak menuju Puskesmas Menteng. Fokus utama di lokasi ini adalah peninjauan kesiapan lahan parkir yang akan digunakan menjelang rencana kegiatan peresmian puskesmas tersebut.
Ia melihat langsung tata letak, kapasitas, dan aksesibilitas area parkir agar nantinya dapat menunjang kelancaran acara, menampung kendaraan tamu undangan, serta tidak mengganggu aktivitas warga sekitar.
Pengecekan sarana pendukung ini dinilai penting agar momen peresmian berjalan lancar, aman, dan tertib. Riduan meminta pihak pengelola puskesmas untuk memaksimalkan penataan area tersebut demi kenyamanan semua pihak yang akan hadir dalam acara resmi mendatang.
Melalui kegiatan monitoring dan kunjungan kerja ini, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus memastikan seluruh fasilitas kesehatan beroperasi secara optimal.
"Baik dari segi kualitas pelayanan, kedisiplinan petugas, maupun kelengkapan sarana prasarana, semuanya diarahkan untuk mendukung kenyamanan masyarakat serta kelancaran setiap kegiatan pelayanan pemerintahan di bidang kesehatan," pungkasnya. (PATHUR/j)









