PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Arafah – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jamaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Barat dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah wukuf di Padang Arafah pada musim haji 1447 H/2026 M.

Jamaah tersebut tergabung dalam Embarkasi Banjarmasin atas nama Maniah Abdullah Ibai (64) dari Kloter 05.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, H. Eddy Khairani, membenarkan kabar duka tersebut. Almarhumah meninggal dunia pada Senin, 25 Mei 2026, sekitar pukul 13.25 Waktu Arab Saudi saat menunaikan rukun haji di Padang Arafah.

“Kemarin sekitar pukul 20.05 Wita kami menerima konfirmasi kebenaran kabar duka tersebut. Atas nama seluruh keluarga besar Kanwil Kemenag Kalsel dan PPIH Embarkasi Banjarmasin, kami menyampaikan duka cita yang mendalam,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa, 26 Mei 2026.

Eddy juga mengingatkan petugas kloter untuk terus mengimbau jamaah menjaga kondisi kesehatan, terutama dengan mencukupi kebutuhan cairan agar tidak mengalami dehidrasi.

Menurutnya, sebagian jamaah kerap membatasi minum karena khawatir sering buang air kecil, padahal hal itu justru berisiko menimbulkan dehidrasi dan memperburuk kondisi kesehatan.

Sementara itu, Petugas Kesehatan Kloter 05, dr. Tania, menjelaskan bahwa sebelum Armuzna, almarhumah sempat mengalami sesak napas dengan saturasi oksigen rendah serta penurunan nafsu makan.

Jamaah sempat dirujuk ke RS Al Noor dan menjalani perawatan selama lima hari sebelum kembali bergabung dengan kloter. Namun saat tiba di Arafah, kondisi kembali menurun hingga akhirnya mendapatkan penanganan di klinik setempat.

“Di klinik dilakukan pemasangan infus dan pemberian obat-obatan, namun beliau meninggal dunia dengan diagnosis cardiac arrest, distress napas, dan pneumonia,” jelasnya.

Sebelumnya, jamaah haji asal Seruyan, Muhammad Darmawan (66), juga dilaporkan wafat pada 15 Mei 2026 akibat syok kardiogenik.

Dengan demikian, hingga saat ini sudah dua jamaah haji Embarkasi Banjarmasin yang wafat di Tanah Suci pada musim haji tahun ini.

Embarkasi Banjarmasin pada musim haji 2026 memberangkatkan 19 kloter, terdiri dari 14 kloter asal Kalsel dan 5 kloter asal Kalteng, dengan total 6.804 jamaah.