BORNEONEWS, Muara Teweh – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Utara mengoptimalkan keterlibatan pelaku usaha besar dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar).
Kepala BPS Barito Utara, Ali Akbar Sanjaya Ilham Purnomo, mengatakan kegiatan Ngibar merupakan bagian dari upaya meningkatkan partisipasi aktif dunia usaha dalam menyukseskan sensus ekonomi di daerah tersebut.
“Ngibar merupakan bagian dari upaya bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, khususnya meningkatkan partisipasi pelaku usaha besar di Barito Utara,” ujarnya di Muara Teweh, Rabu, 27 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti berbagai pelaku usaha dari sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan, perbankan, perdagangan, perhotelan, kesehatan, hingga sektor jasa lainnya.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus praktik langsung pengisian data sensus dengan pendampingan pegawai BPS Barito Utara.
Ali Akbar menjelaskan, pendampingan dilakukan agar proses pengisian data berjalan lancar, benar, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, partisipasi aktif pelaku usaha sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan berkualitas sebagai dasar pembangunan daerah.
“Data yang diberikan pelaku usaha nantinya menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pelaku usaha yang telah hadir dan mendukung pelaksanaan Ngibar sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Barito Utara, Annisa Cahyawati, menyebut Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional strategis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia.
Menurutnya, data yang dihasilkan akan memuat informasi terkait struktur ekonomi, potensi sektor unggulan, perkembangan investasi, kondisi ketenagakerjaan, hingga tantangan dunia usaha di daerah.
“Data tersebut nantinya menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan arah pengembangan ekonomi daerah maupun nasional,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara, lanjut Annisa, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus tersebut dan mengajak seluruh perusahaan serta pelaku usaha agar terbuka dalam memberikan data yang dibutuhkan.
Ia memastikan seluruh data yang disampaikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.









