BORNEONEWS, Palangka Raya - UPTD Rumah Potong Hewan atau RPH milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 149 ekor hewan kurban akan dipotong selama pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah ini.
Plt Kepala UPTD RPH Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi penyembelihan selama empat hari layanan pemotongan hewan kurban di RPH.
“Pada hari pertama, Rabu, 27 Mei 2026 ada 45 ekor hewan kurban yang dipotong, hari kedua meningkat menjadi 82 ekor, hari ketiga 12 ekor, dan hari keempat 10 ekor,” kata Eko kepada Borneonews pada Rabu, 27 Mei 2026.
Ia menjelaskan, tingginya jumlah pemotongan pada hari kedua menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan RPH yang dinilai lebih aman dan higienis.
Menurut drh Eko, seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai prosedur kesehatan hewan dan standar keamanan pangan. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah pemotongan.
“Semua hewan yang masuk dilakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem untuk memastikan daging yang dihasilkan aman dikonsumsi masyarakat,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala Puskeswan Kalampangan Kota Palangka Raya ini.
Eko menambahkan, RPH Kota Palangka Raya telah memiliki sertifikasi halal dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV), sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas dan proses penyembelihan hewan kurban.
Ia berharap layanan RPH dapat terus dimanfaatkan masyarakat pada momentum Idul Adha berikutnya, karena selain membantu proses pemotongan secara profesional, fasilitas tersebut juga mendukung penerapan standar kebersihan dan kesehatan yang lebih baik. (TESTI PRISCILLA/j)









