BORNEONEWS, Martapura - Warga Desa Tuan Ulu, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria mengapung di aliran sungai pada Rabu pagi, 27 Mei 2026.
Penemuan itu terjadi setelah sehari sebelumnya warga dan keluarga sempat mencari seorang pria bernama Suni, sekitar 56 tahun, yang dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Selasa pagi, 26 Mei 2026. Informasi orang hilang tersebut sebelumnya juga sempat beredar luas di grup-grup relawan dan media sosial.
Dalam informasi yang beredar, korban disebut membawa sepeda motor Honda Blade warna merah hitam dengan nomor polisi DA 2351 VV. Korban diketahui mengenakan baju hem dan celana panjang saat terakhir kali terlihat.
Sekitar pukul 07.30 WITA, warga menemukan sepeda motor yang diduga milik korban berada di kawasan sekitar lokasi penemuan.
"Kendaraan itu ditemukan terparkir di area semak tidak jauh dari sungai, dengan jarak sekitar 50 meter dari titik ditemukannya mayat," ungkap Yusuf, warga setempat.
Tak lama berselang, warga kembali dibuat geger setelah sesosok tubuh pria terlihat mengapung di aliran sungai berlumpur di kawasan Tuan Ulu Astambul. Aparat kepolisian dari Polsek Astambul kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara.
Dari informasi yang beredar di grup relawan, ciri-ciri kendaraan dan identitas korban disebut sesuai dengan laporan orang hilang yang sebelumnya dicari keluarga. Beberapa relawan juga menyebut pihak keluarga korban dari Banjarmasin mulai bergerak menuju rumah sakit setelah identitas korban diduga terkonfirmasi.
Proses evakuasi dilakukan petugas bersama relawan di bantaran sungai. Jenazah korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi resmi oleh pihak berwenang.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti korban meninggal dunia. Polisi masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. (SABRIANOOR/y)









