PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Panitia kurban Masjid Al Farid memastikan pembagian daging kurban pada Iduladha tahun ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga dialokasikan bagi anak-anak penderita stunting dan warga kurang mampu di sekitar masjid.

Ketua Pelaksana Kurban Masjid Al Farid, drh Ganjar Priyatno mengatakan tahun ini pihaknya akan menyembelih enam ekor hewan kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui sekitar 800 kupon.

“Pembagian daging kurban tahun ini kami prioritaskan untuk masyarakat sekitar masjid, fakir miskin, serta anak-anak penderita stunting agar mereka juga bisa merasakan manfaat dari pelaksanaan kurban,” kata drh Ganjar pada Rabu, 27 Mei 2026.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, drh Ganjar Priyatno menuturkan bahwa penyaluran daging kurban tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian sosial sekaligus membantu pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dalam penanganan stunting.

Menurutnya, momentum Iduladha bukan hanya tentang pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga memperkuat semangat berbagi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Selain fokus pada penyaluran kepada kelompok penerima prioritas, panitia kurban Masjid Al Farid juga mendukung arahan Pemerintah Kota Palangka Raya terkait pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dalam pembagian daging kurban.

“Untuk wadah pembagian, kami menggunakan kusak purun sebagai pengganti kantong plastik. Ini sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan agar lebih bersih dan ramah lingkungan,” tambahnya lagi.

Pelaksanaan penyembelihan dan pembagian hewan kurban di Masjid Al Farid dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026. (TESTI PRISCILLA/y)