BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo terus mematangkan realisasi program beasiswa luar negeri bagi putra-putri daerah. Program tersebut disiapkan sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Tengah di tingkat global.
Reza Prabowo mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pemetaan secara komprehensif terhadap pelajar yang dinilai memiliki potensi melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
“Saat ini, Disdik Kalteng telah melakukan pemetaan secara komprehensif terhadap para pelajar yang berpotensi untuk melanjutkan pendidikan ke kancah internasional,” ujar Reza, Rabu 27 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pemetaan tidak hanya dilakukan terhadap lulusan SMA sederajat tahun 2026, tetapi juga mencakup siswa yang saat ini berada pada masa transisi jenjang pendidikan di sekolah menengah atas.
“Ini kita sudah melakukan pemetaan. Jadi ada beberapa anak-anak yang sudah kita petakan. Termasuk anak-anak yang kelas 12 kemarin yang saat ini sudah lulus. Terus kemudian anak-anak yang transisi dari kelas 10 ke kelas 11 maupun kelas 11 yang ke kelas 12, itu pun sudah kita petakan,” katanya.
Selain pemetaan, Disdik Kalteng juga tengah menyiapkan pembekalan bagi para calon penerima beasiswa, khususnya dalam penguatan kemampuan bahasa asing.
Para pelajar nantinya, akan difasilitasi mengikuti sertifikasi kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS sebagai syarat melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Menurut Reza, langkah tersebut penting agar pelajar asal Kalimantan Tengah mampu bersaing dan memenuhi standar akademik internasional.
"Pemerintah provinsi berharap program beasiswa luar negeri ini dapat melahirkan generasi muda unggul yang nantinya kembali membangun daerah," pungkasnya. (MARINI/Y)









