PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas vital di Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memastikan pelayanan dasar terhadap warga binaan berjalan secara optimal, sesuai standar, dan memenuhi hak-hak mereka sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Dalam kunjungan kerja tersebut, I Putu Murdiana didampingi langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah, Suwarto, serta Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Batara Hutasoit.

Salah satu lokasi pertama yang menjadi sorotan utama adalah dapur umum tempat pengolahan makanan. Di lokasi ini, Kakanwil melihat secara langsung setiap tahapan pengolahan bahan makanan, mulai dari persiapan, proses memasak, hingga kesiapan pendistribusian.

Ia juga berdialog intensif dengan petugas dapur mengenai kualitas bahan baku, pola penyajian, serta menjamin kebersihan lingkungan dapur agar terbebas dari potensi pencemaran atau penyakit.

“Pelayanan makanan kepada warga binaan harus benar-benar diperhatikan, mulai dari kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, hingga proses distribusinya. Semua harus memenuhi standar agar hak-hak warga binaan tetap terpenuhi dengan baik,” ujar I Putu Murdiana Kamis, 28 Mei 2026.

Setelah meninjau dapur, Kakanwil beralih menuju klinik kesehatan lapas. Di sana, ia memberikan sejumlah arahan dan masukan penting terkait penataan ruang serta kelengkapan sarana prasarana.

Ia menyoroti kelemahan tata letak yang selama ini diterapkan, di mana ruang klinik masih menyatu dengan ruangan lain.

Kondisi ini dinilai tidak tepat karena berpotensi menimbulkan risiko, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan dan kerahasiaan dalam pelayanan medis. Kakanwil meminta agar segera dibuatkan pembatas dan pemisahan ruang yang lebih representatif dan layak.

“Ruang klinik harus terpisah karena menjadi tempat yang cukup riskan. Penataan ruangan harus diperhatikan agar pelayanan kesehatan berjalan maksimal dan faktor keamanan tetap terjaga,” tegas I Putu Murdiana.

Selain pemisahan ruang, ia juga mewajibkan jajaran lapas untuk melengkapi sarana pendukung, termasuk pemasangan kamera pengawas atau CCTV, guna memperkuat sistem pengamanan serta memudahkan pemantauan setiap aktivitas yang terjadi di area pelayanan kesehatan tersebut.

I Putu Murdiana memberikan arahan khusus kepada jajaran pengamanan Lapas Narkotika Kasongan. Ia menekankan agar Ketua Pengamanan Lapas (KPLP) benar-benar mengawasi kinerja anggota dan meningkatkan tingkat kewaspadaan.

"Saya mengingatkan agar tidak menunggu kejadian buruk terjadi baru mengambil tindakan, melainkan harus selalu melakukan deteksi dini dan langkah antisipasi secara berkelanjutan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan lembaga pemasyarakatan," pungkasnya. (PATHUR/H)