BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026-2030 semakin menarik perhatian. Hingga penutupan tahapan pendaftaran, tercatat sebanyak delapan orang resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor.
Ketua Panitia Pilrek UPR, mengatakan, dari delapan pendaftar tersebut terdiri dari lima perempuan dan tiga laki-laki yang berasal dari berbagai fakultas dan jabatan strategis di lingkungan kampus.
“Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) sebanyak delapan orang telah mendaftarkan diri, terdiri dari lima perempuan dan tiga laki-laki,” kata Joni Bungai kepada Borneonews, Kamis 28 Mei 2026.
Adapun delapan nama yang telah mendaftar yakni Dr. Ir. Deddy NSP Tanggara, S.T., M.T dari Fakultas Teknik UPR, Prof. Bhayu Rhama, S.T., MBA., Ph.D selaku Dekan FISIP UPR, serta Prof. Dr. Ir. Uras Tantulo, M.Sc dari Fakultas Pertanian UPR.
Selanjutnya, Dr. Natalina Asi, M.A yang saat ini menjabat Wakil Rektor Bidang Pendidikan UPR, Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn selaku Dekan Fakultas Hukum UPR, dan Dr. Tari Budayanti Usop, S.T., M.T dari Fakultas Teknik UPR turut meramaikan bursa Pilrek.
Selain itu, terdapat pula nama Dr. dr. Natalia Sri Martani, M.Si yang menjabat Dekan Fakultas Kedokteran UPR dan Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Si dari FMIPA UPR.
Panitia selanjutnya akan melakukan tahapan verifikasi administrasi sebelum para bakal calon mengikuti proses penyampaian visi dan misi serta tahapan seleksi berikutnya dalam pemilihan Rektor UPR periode 2026-2030. (MARINI/H)









