PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR), Natalia Sri Martani resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UPR periode 2026–2030 di Kantor Rektorat UPR.

Natalia mengatakan, keikutsertaannya dalam kontestasi pemilihan rektor bukan semata mengejar kemenangan, melainkan sebagai bentuk kontribusi dan pengabdian untuk kemajuan Universitas Palangka Raya ke depan.

“Bagi saya, kemenangan bukan tujuan utama. Yang terpenting bagaimana kita bersama-sama memberikan yang terbaik untuk UPR,” ujarnya, Kamis 28 Mei 2026.

Menurutnya, seluruh kandidat yang maju dalam Pilrek UPR memiliki kapasitas, pengalaman, dan kualitas yang baik untuk memimpin perguruan tinggi terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.

Ia menilai proses pemilihan rektor harus menjadi ruang adu gagasan dan visi membangun kampus, bukan sekadar persaingan politik internal. Karena itu, seluruh tahapan diharapkan dapat berjalan kondusif dan penuh semangat akademik.

Natalia juga menyinggung dinamika yang mulai muncul menjelang pemilihan rektor, termasuk adanya berbagai klaim dukungan dari sejumlah pihak. Namun demikian, ia mengajak seluruh civitas akademika tetap menjaga suasana yang sehat dan saling menghormati selama proses berlangsung.

“Semua kandidat punya peluang dan kemampuan masing-masing. Yang paling penting adalah menjaga marwah akademik UPR agar proses Pilrek tetap berjalan baik dan bermartabat,” katanya. (MARINI/H)