BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi, simulasi, dan pendampingan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI Adaptif di SMP Negeri 5 Katingan Hilir. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti sebanyak 40 siswa kelas VII dan VIII.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan literasi dan kemahiran berbahasa Indonesia di kalangan pelajar sejak dini.
Menurutnya para peserta tidak hanya diberikan pengenalan mengenai UKBI Adaptif, tapi juga memperoleh contoh soal serta pendampingan secara langsung saat mengikuti simulasi dan pelaksanaan UKBI berbasis internet.
“Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengetahui tingkat kemahiran berbahasa Indonesianya sehingga menjadi bekal penting dalam mendukung kemampuan literasi dan pembelajaran mereka di masa depan,” kata Sukardi pada Kamis, 28 Mei 2026.
Pelaksanaan UKBI Adaptif juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran para pelajar mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Sukardi turut mengapresiasi dukungan dan semangat pihak SMP Negeri 5 Katingan Hilir dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
"Kami berharap sinergi antara Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dan sekolah dapat terus terjalin untuk mendorong peningkatan kualitas literasi pelajar di daerah," tuturnya lagi.(TESTI PRISCILLA/R)









