PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Tengah hingga 30 April 2026 telah melayani 230.922 penerima manfaat dari berbagai kelompok masyarakat.

Program tersebut dijalankan melalui 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif yang tersebar di berbagai daerah di Kalimantan Tengah. Kehadiran program MBG juga menyerap 3.845 tenaga kerja dan menggerakkan 701 supplier.

Penerima manfaat program terdiri dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, siswa PAUD hingga SMA, santri, dan siswa sekolah luar biasa. Konsentrasi penerima manfaat terbanyak berada di Kota Palangka Raya.

“Sebagai informasi, konsentrasi penerima manfaat MBG paling banyak terdapat di Kota Palangka Raya sebanyak 73.004 penerima atau 31 persen,” seperti dikutip dari rilis resmi, Kinerja Perekonomian dan Fiskal Regional Kalimantan Tengah Kemenkeu pada Jumat, 29 Mei 2026.

Selain program MBG, belanja pendidikan di Kalimantan Tengah hingga April 2026 mencapai Rp194,54 miliar atau 19,27 persen dari pagu.

Anggaran ini sebagian besar digunakan untuk Program Strategis Sekolah Rakyat serta pembangunan, rehabilitasi, dan renovasi sarana prasarana PTK.

Sementara itu, belanja kesehatan tercatat Rp35,85 miliar atau 25,07 persen dari pagu yang sebagian besar digunakan untuk pelaksanaan dukungan manajemen di Perwakilan BKKBN Provinsi sebesar Rp16,30 miliar.

Belanja infrastruktur juga mencapai Rp487,91 miliar atau 22,46 persen dari pagu, yang digunakan untuk operasi dan pemeliharaan sumber daya air, layanan transportasi udara, pengembangan transmigrasi, dan pembangunan jalan nasional. (HERMAWAN DP/R)