BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi menyoroti capaian retribusi daerah yang dinilai masih belum optimal dalam pembahasan pertanggungjawaban APBD Pemerintah Kota Palangka Raya.
Menurut Subandi, DPRD melihat adanya peningkatan pada sektor pajak daerah, namun capaian retribusi masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemko Palangka Raya.
“Kami melihat untuk sektor pajak ada peningkatan, tetapi retribusi masih belum maksimal. Ini menjadi catatan agar ke depan bisa lebih dioptimalkan,” tegas Subandi usai bertemu dengan BPK dan Pemko, Jumat 29 Mei 2026.
DPRD meminta pemerintah kota lebih maksimal dalam menggali potensi retribusi daerah agar target pendapatan daerah dapat tercapai secara optimal pada tahun mendatang.
Subandi menjelaskan, optimalisasi retribusi penting dilakukan untuk memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) sehingga pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih baik tanpa terlalu bergantung pada transfer pusat.
DPRD juga akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan pendapatan daerah, termasuk memantau tindak lanjut pemerintah kota dalam meningkatkan efektivitas penarikan retribusi di berbagai sektor.
Ia berharap adanya evaluasi dan langkah konkret dari organisasi perangkat daerah terkait agar potensi retribusi yang selama ini belum tergarap maksimal dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap keuangan daerah. (MARINI/R)









