SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pembukaan turnamen sepakbola HNR Cup II di Stadion 29 Nopember Sampit dipastikan akan berlangsung meriah. Tidak hanya menggelar pertandingan sepakbola, pembukaan turnamen juga akan menampilkan seni budaya dayak hingga menghadirkan legenda Timnas Indonesia.

"Persiapan sudah hampir 100 persen. Rumput stadion sudah dibenahi, perlengkapan pertandingan sudah siap, dan berbagai kebutuhan teknis lainnya juga aman," kata Juru Bicara Panitia HNR Cup II Adi Wahyudi, Jumat, 29 Mei 2026.

Ia menjelaskan stadion kebanggaan masyarakat Sampit yang sebelumnya terlihat kurang terawat kini berubah drastis. Area lapangan mulai tertata rapi, tribun dibersihkan dan berbagai fasilitas pertandingan dipersiapkan untuk menyambut salah satu turnamen tarkam terbesar di Kalimantan Tengah (Kalteng) tersebut.

Pembukaan turnamen dijadwalkan berlangsung pada 31 Mei 2026 dengan konsep yang lebih megah memadukan olahraga dengan nuansa budaya lokal sebagai bentuk promosi budaya daerah kepada masyarakat luas.

Penonton nantinya akan disuguhkan penampilan musik tradisional Dayak karungut, tarian adat hingga hiburan rakyat yang dikemas lebih modern.

Tak hanya itu, pertandingan ekshibisi juga akan menjadi daya tarik utama pembukaan HNR Cup II. Tim Ardina akan menghadapi Bhayangkara FC Legend yang diperkuat sejumlah mantan pemain Timnas Indonesia.

Beberapa legenda sepakbola nasional yang dijadwalkan hadir di antaranya Zaenal Arif, Ilham Jaya Kesuma, Isnan Ali hingga Shohei Matsunaga.

Setelah laga ekshibisi, pertandingan pembuka HNR Cup II akan mempertemukan juara bertahan RSDM FC melawan Juaraga FC.

Juru bicara panitia HNR Cup II, Adi Wahyudi mengatakan seluruh persiapan turnamen kini hampir selesai dan tinggal memasuki tahap akhir.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut panitia ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat maupun pecinta sepakbola yang datang ke Stadion 29 Nopember Sampit.

"Ini bukan hanya soal pertandingan sepakbola, tapi bagaimana kita menghadirkan hiburan dan kebanggaan bagi masyarakat Kotim," ujarnya.

Kesuksesan pembenahan stadion disebut tidak lepas dari semangat gotong royong para panitia, relawan dan pecinta sepakbola Sampit yang ikut terlibat dalam proses persiapan. Bahkan sejumlah mantan pemain lokal yang tergabung dalam Sampit All Star turut membantu menyiapkan turnamen agar berjalan sukses.

HNR Cup II sendiri merupakan inisiatif para pecinta sepakbola di Kotawaringin Timur dengan dukungan pemerintah daerah serta sejumlah sponsor yang peduli terhadap perkembangan olahraga di Bumi Habaring Hurung.

Turnamen tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya bibit-bibit muda potensial dari Kotim yang nantinya mampu bersaing di level lebih tinggi.

"Kalau tim yang akan bertanding nanti ada 64 tim berebut trofi HNR Cup II," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)