SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan 1.650 hewan kurban yang dipotong pada Hari Raya Iduladha 2026 di wilayah tersebut aman dan layak dikonsumsi setelah melalui pemeriksaan kesehatan post mortem.

"Pemeriksaan post mortem ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyakit ataupun kelainan pada organ hewan kurban," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Kotim Endrayatno, Jumat, 29 Mei 2026.

Ia menjelaskan, petugas diterjunkan ke berbagai lokasi penyembelihan hewan kurban di Kotim untuk melakukan pengecekan langsung terhadap organ dalam hewan yang telah dipotong.

Berdasarkan data DPKP Kotim, total hewan kurban yang dipotong pada Iduladha tahun ini mencapai 1.650 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 1.131 ekor sapi dan 519 ekor kambing. Ribuan hewan kurban tersebut dipotong di 357 titik penyembelihan yang tersebar di 17 kecamatan di Kotim. 

"Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan, seluruh daging hewan kurban aman dan layak konsumsi," ujarnya.

Dalam pemeriksaan post mortem, petugas memeriksa sejumlah organ penting seperti hati, paru-paru, limpa hingga saluran pencernaan hewan kurban.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah adanya penyebaran penyakit melalui daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat.

Jika ditemukan organ yang tidak layak konsumsi, petugas akan langsung memberikan rekomendasi agar bagian tersebut tidak diedarkan atau dibagikan kepada warga. (DEWI PATMALASARI/j)