PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pemeriksaan post mortem terhadap hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sejak hari pertama Iduladha pada Kamis, 28 Mei 2026.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Ganjar Priyatno mengatakan pemeriksaan dilakukan di sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban, termasuk pada sapi bantuan Presiden yang disalurkan ke masjid-masjid besar di Kota Palangka Raya.

“Salah satu yang kami lakukan pemeriksaan post mortem adalah sapi bantuan Presiden yang disembelih di Masjid Darul Rahman. Pemeriksaan juga dilakukan di beberapa masjid besar lainnya,” kata drh Ganjar kepada Borneonews pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Ganjar menjelaskan, pemeriksaan post mortem dilakukan setelah hewan disembelih dengan mengecek organ-organ dalam seperti hati, paru-paru, limpa, jantung, serta bagian lainnya untuk memastikan tidak terdapat kelainan maupun penyakit yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan kesehatan masyarakat veteriner guna menjamin daging yang dibagikan kepada masyarakat berasal dari hewan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.

“Pemeriksaan ini bertujuan memastikan hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar sehat, aman, dan layak konsumsi,” katanya lagi.

Ia menambahkan, pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada sapi bantuan Presiden, tetapi juga mencakup hewan kurban lainnya yang disembelih di berbagai masjid dan lokasi penyembelihan di Kota Palangka Raya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan indikasi penyakit maupun kelainan yang dapat memengaruhi keamanan daging kurban. Dengan demikian, daging yang telah dibagikan kepada masyarakat dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

Ganjar mengimbau panitia kurban untuk tetap memperhatikan kebersihan selama proses penyembelihan, penanganan karkas, hingga pendistribusian daging agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga sampai diterima masyarakat. (TESTI PRISCILLA/H)