NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Akses layanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Lamandau terus diperkuat melalui berbagai skema jaminan kesehatan yang didukung pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Ribuan warga kini dapat memperoleh perlindungan kesehatan tanpa harus terbebani biaya iuran secara mandiri.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Lamandau, sebanyak 35.191 warga telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan yang iurannya dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamandau. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran mencapai Rp15,1 miliar.

Selain itu, sebanyak 12.677 warga lainnya memperoleh jaminan kesehatan melalui Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang pendanaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan pembiayaan layanan medis.

Menurutnya, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Lamandau juga didukung oleh berbagai segmen lainnya, seperti pekerja penerima upah di badan usaha, aparatur negara, peserta mandiri, serta kelompok kepesertaan lainnya.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan mereka agar dapat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia saat dibutuhkan.

“Masyarakat dapat mengecek status kepesertaannya melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau agar manfaat program ini bisa dirasakan secara optimal,” kata Rizky.

Dengan dukungan anggaran daerah dan pusat, Pemkab Lamandau berharap semakin banyak warga yang memperoleh akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan terjangkau. (NATALIA KRISTIN/H)