BORNEONEWS, Muara Teweh – Harga bahan bakar minyak (BBM) di pedagang eceran Kota Muara Teweh masih tinggi. BBM jenis premium yang di SPBU dijual Rp6.450 per liter, di pengecer mencapai Rp10 ribu per liter.
Sedangkan pertamax 92 yang di SPBU dibanderol Rp7.350 per liter, di pengecer mencapai Rp12 ribu per liter.
Meski mahal, warga tetap membeli BBM di pengecer karena antrean kendaraan di SPBU selalu panjang.
“Saya lebih memilih beli di eceran dari pada membeli di SPBU walaupun dengan harga yang jauh beda. Karena untuk mendapatkan BBM di SPBU membutuhkan beberapa jam. Kita harus mengantre dengan para pelangsir,” ungkap Ali, pengendara yang membeli BBM eceran, Rabu (4/1/2017).
Atas kondisi ini, Ali berharap Pemerintah Kabupaten Barito Utara dapat bersikap tegas, terutama kepada pemilik SPBU agar mendistribusikan BBM dengan cermat. “Pihak SPBU harus mendistribusikan BBM khususnya kepada masyarakat umum, bukan pelangsir,” ucap Ali. (RAMADHANI/B-3)








