BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meski mengaku kesulitan mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap Normawati (46), seorang janda tiga anak di Kumai Hilir, Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (25/12/2016) dini hari, polisi mengaku sudah mengantongi dua nama yang diduga sebagai pelaku pembunuhan.
"Polisi sudah kantongi dua nama yang kita duga sebagai pelaku utama pembunuhan," jelas Kapolsek Kumai, AKP Hendry kepada Borneonews melalui sambungan telepon, Rabu (4/1/2017).
Hendry menyebut, salah satunya berinisial AS yang sudah diperiksa. Seorang lagi adalah mantan suami korban, berinisial LM, yang masih dalam pengejaran. Dua orang tersebut merupakan orang dekat korban.
"Keduanya mengenal baik korban. Mereka yang terakhir berhubungan dengan korban sebelum terjadi pembunuhan," beber Hendry.
Ia mengatakan, walapun sudah ada gambaran pelakunya, pihaknya masih belum bisa melakukan upaya paksa untuk menangkap mereka. ''Sebab masih ada beberapa bukti pendukung yang harus dilengkapi. Setelah itu baru bisa kita lakukan penangkapan terhadap pelaku,'' ujarnya.
Saat ini keberadaan LM masih dilacak oleh polisi. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari mantan bosnya, LM pamit menuju Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur. "Informasi lain menyebutkan LM berada di Banjarmasin," ungkap Hendry.
Insiden pembunuhan ini tergolong sadis. Sebab, Normawati tewas dengan leher tergorok, saat sedang tidur di ruang tengah rumahnya, di Kumai Hilir. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)
Polisi Kantongi Dua Nama Terduga Pembunuh Janda di Kumai
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







