BORNEONEWS, Palangka Raya – Kabar yang sempat menghebohkan warga Kota Palangka Raya terkait dugaan seorang wanita tenggelam di Sungai Kahayan, kawasan Kampung Ponton, Jalan Rindang Banua, Kecamatan Pahandut, akhirnya terjawab sudah.
Perempuan bernama Neli Siska (43 tahun) yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga terbawa arus sungai, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan hidup.
Penemuan ini terjadi setelah tim gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, BPBD, kepolisian, serta para relawan dan warga sekitar melakukan upaya pencarian besar-besaran sejak Sabtu malam, 30 Mei 2026.
Sebelumnya, laporan masuk ke Call Center 112 sekitar pukul 19.33 WIB yang menyebutkan korban terjatuh ke sungai di belakang permukiman warga dan tidak kembali muncul ke permukaan, sehingga memicu kekhawatiran telah menjadi korban tenggelam.
Namun, fakta yang terungkap di lapangan cukup mengejutkan. Saat ditemukan, Neli Siska justru terlihat dalam kondisi fisik yang baik dan sehat.
Hal yang paling menarik perhatian adalah perempuan yang mengenakan jilbab berwarna merah muda itu tidak menunjukkan tanda-tanda baru saja berada di dalam air, bahkan pakaian yang dikenakannya terlihat kering dan tidak basah sama sekali.
Setelah ditemukan, pihak berwenang langsung membawa Neli Siska ke Markas Komando Polsek Pahandut guna dimintai keterangan lengkap terkait kronologi kejadian yang sebenarnya.
Pihak kepolisian kini sedang melakukan pendalaman informasi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan alasan munculnya laporan dugaan tenggelam tersebut.
Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, membenarkan keberadaan korban yang telah ditemukan dalam keadaan selamat.
"Korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam itu dalam keadaan hidup dan saat ini masih kami lakukan pendalaman di Polsek untuk mengetahui kejadian lengkapnya," ujar AKP Iyudi Hartanto saat dikonfirmasi pada Minggu, 31 Mei 2026.
Peristiwa ini sempat menyita perhatian publik dan menggerakkan banyak elemen masyarakat untuk membantu penyisiran di sepanjang bantaran sungai.
"Berkat kerja sama dan kepedulian warga serta tim penanggulangan bencana, pencarian yang berlangsung hingga larut malam itu berakhir dengan kabar gembira, meski hingga saat ini pihak kepolisian masih terus mengurai fakta di balik peristiwa yang membingungkan tersebut," pungkasnya. (PATHUR/j)









