PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perpustakaan tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat membaca buku, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi dan kreativitas bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai komunitas, organisasi, maupun lembaga pendidikan untuk menghidupkan aktivitas di perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari menyampaikan bahwa perpustakaan dapat menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat yang mendukung pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan pelestarian sejarah daerah.

"Berbagai kegiatan seperti diskusi, pelatihan, pameran, hingga dokumentasi sejarah lokal itu dapat memperkaya fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi publik," tutur Diah pada Minggu, 31 Mei 2026.

Selain meningkatkan minat kunjung masyarakat, kegiatan kolaboratif juga berkontribusi dalam upaya pengarsipan berbagai peristiwa penting yang menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah.

"Melalui penguatan peran tersebut, kami berharap perpustakaan mampu menjadi ruang yang inklusif dan relevan bagi kebutuhan masyarakat di era digital," tambahnya.(TESTI PRISCILLA)