KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Minggu pagi, 31 Mei 2026, suasana di Jalan Trans Kalimantan Km 5,5, Desa Tambun Raya, Kecamatan Basarang, tampak berbeda dari biasanya.

Ratusan sangkar burung berjajar rapi, sementara para penghobi dari berbagai daerah memadati lokasi untuk mengikuti Peresmian Gantangan Kapuas Bersinar sekaligus Pembukaan Lomba Burung Berkicau Bupati Cup I.

Keramaian yang tercipta bukan hanya berasal dari suara burung yang bersahutan, tetapi juga dari antusiasme peserta yang datang membawa harapan meraih prestasi. Ajang tersebut menjadi salah satu kegiatan komunitas terbesar yang digelar di wilayah itu dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua panitia, Edi, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.200 peserta. "Mereka membawa sembilan jenis burung yang dipertandingkan dalam 43 kelas perlombaan," ungkapnya.

Tidak hanya dari wilayah Kapuas, sejumlah peserta juga disebut datang dari berbagai daerah untuk ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Sementara itu, di hadapan peserta dan tamu undangan, Bupati Kapuas, M Wiyatno meresmikan fasilitas gantangan yang diharapkan menjadi ruang publik baru bagi komunitas.

Keberadaan fasilitas tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat menyalurkan hobi, tetapi juga mampu mendukung sektor pariwisata daerah.

Aktivitas yang rutin digelar di lokasi itu diharapkan mampu menarik kunjungan, menggerakkan usaha mikro dan perdagangan lokal, serta membuka peluang ekonomi baru yang tumbuh dari aktivitas komunitas.

Peresmian Gantangan Kapuas Bersinar menandai dimulainya pemanfaatan fasilitas tersebut secara resmi. Di tengah tingginya animo peserta dan masyarakat yang hadir, lokasi itu kini diharapkan berkembang menjadi salah satu pusat kegiatan komunitas yang tidak hanya mempertemukan para penghobi, tetapi juga memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi daerah. (SABRIANOOR/R)