BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengapresiasi pembukaan Turnamen Sepak Bola HNR Cup II yang memadukan olahraga dengan seni dan budaya daerah di Stadion 29 Nopember Sampit, Minggu, 31 Mei 2026.
Pembukaan turnamen tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola, tetapi juga menampilkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton.
Salah satu penampilan yang mendapat perhatian adalah Tari Mandau yang dibawakan oleh empat penari berprestasi asal Kotim. Tarian khas Dayak tersebut menggambarkan semangat keberanian, ketangkasan, dan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
"Ini sangat luar biasa karena selain olahraga, masyarakat juga disuguhkan penampilan seni budaya daerah yang menjadi identitas kita bersama," ujar Halikinnor.
Kemegahan pembukaan semakin terasa dengan penampilan tari kolosal dari Sanggar Senam Tiens yang melibatkan 64 penari. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah klub peserta yang ambil bagian dalam HNR Cup 2 tahun 2026.
Dalam penampilan tersebut, masing-masing penari membawa bendera klub peserta yang kemudian dikibarkan secara serempak di tengah lapangan. Suasana semakin meriah dengan iringan lagu anthem khusus HNR Cup 2 yang diciptakan untuk memeriahkan turnamen tersebut.
Halikinnor menilai kolaborasi antara olahraga, seni, dan budaya menjadi inovasi positif yang mampu memberikan hiburan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Selain mengapresiasi para penampil seni, Halikinnor juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang bertugas sebagai player escort atau pendamping pemain saat memasuki lapangan pertandingan.
Menurutnya, keberanian dan kepercayaan diri yang ditunjukkan anak-anak tersebut patut mendapat apresiasi karena menjadi pengalaman berharga yang dapat menumbuhkan semangat serta kecintaan mereka terhadap dunia olahraga.
"Anak-anak ini tampil percaya diri mendampingi para pemain. Ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka dan patut diapresiasi," katanya.
Halikinnor berharap HNR Cup 2 tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat sportivitas. (DEWI PATMALASARI/R)









