KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kondisi lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan, kawasan simpang tiga Anjir Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, menjadi perhatian sejumlah warga. Keluhan muncul karena saat arus kendaraan padat, tidak ada petugas yang mengatur lalu lintas sehingga pengendara disebut sering kesulitan melintas.

Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warga. Dalam pesannya, ia menyoroti kondisi di simpang tiga yang merupakan akses keluar masuk kendaraan dari arah feri Anjir Mambulau.

"Pengatur lalu lintas di simpang 3 keluar feri itu kalau padatnya, tidak ada yang mau mengalah. Kalau bisa ada pengatur lalu lintasnya, kira-kira dari pemerintah atau dari pemilik feri lah?" tulis warga Aman, warga Kapuas yang kerap melintas.

Pesan itu kemudian mendapat respons dari warga lainnya, khususnya di forum Informasi Kampung Anjir. Sebagian warga setuju apa yang dirasakan Aman, menunjukkan persoalan itu turut menjadi perhatian pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.

"Biasanya dari sore sampai malam selepas Isya di akhir pekan masih ramai," tambah Aman.

Borneonews kemudian melakukan konfirmasi kepada Kanit Gakkum Satlantas Polres Kapuas, IPDA Rudi Purbowo. Saat ditanya mengenai keberadaan pos lalu lintas di kawasan simpang tiga Anjir Mambulau, ia menyatakan tidak terdapat pos lantas di lokasi tersebut.

"Tidak ada pos Lantas di kawasan tersebut," jawab Rudi saat dikonfirmasi, Minggu, 31 Mei 2026.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut terkait kemungkinan penanganan atau pengaturan lalu lintas di kawasan simpang tiga Anjir Mambulau tersebut. (SABRIANOOR/H)