BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bias Layar, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Palangka Raya pada Selasa, 2 Juni 2026.
Rombongan diterima dan didampingi langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, serta Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bias Layar meninjau berbagai fasilitas penting yang menunjang kegiatan pembinaan dan kesejahteraan warga binaan, mulai dari Klinik Pratama, dapur umum lapas, area pembinaan kemandirian, hingga Lapalka Cafe.
Tempat tersebut diketahui menjadi salah satu wadah pembinaan keterampilan dan pengembangan bakat bagi warga binaan agar memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat.
Selain meninjau sarana prasarana, Bias juga menyempatkan waktu untuk menyapa dan berdialog langsung dengan para warga binaan.
Menurut Bias, kehadirannya ke lapangan sangat diperlukan agar pemerintah dan DPR dapat memperoleh gambaran yang nyata dan akurat mengenai kondisi pemasyarakatan. Hal ini mencakup pemetaan fasilitas yang masih kurang, kendala yang dihadapi, hingga layanan yang sudah berjalan baik di lapangan.
“Kami harus melihat langsung di lapangan apa saja yang masih kurang dan apa yang sudah terpenuhi. Semua ini untuk kehidupan warga binaan karena mereka tetap memiliki hak asasi yang harus kita junjung dan penuhi bersama,” ujar Bias Layar, Selasa, 2 Juni 2026.
Saat meninjau dapur pengolahan makanan dan lokasi budidaya ikan, Bias memberikan apresiasi tinggi atas kebersihan dan tata kelola yang dinilai sangat terjaga dengan baik. Ia menilai pengelolaan dapur yang bersih merupakan indikator utama pemenuhan hak dasar warga binaan.
Terkait program budidaya tersebut, Bias berjanji akan berupaya mendukung pengembangannya agar semakin maju dan bermanfaat.
Kolamnya luas dan kebersihannya juga terjaga. Nanti akan kami upayakan dukungan agar program ini semakin berkembang,” tambahnya.
Dalam sesi dialog dengan warga binaan, Bias berpesan agar seluruh penghuni senantiasa menjaga ketertiban dan mematuhi segala peraturan yang berlaku di dalam lembaga.
Ia mengingatkan agar tidak terlibat dalam perkelahian, penyalahgunaan narkotika, maupun kepemilikan telepon genggam secara ilegal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan lapas.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Komisi XIII DPR RI terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan di wilayahnya. Kunjungan ini dinilai menjadi momentum strategis untuk memperlihatkan kondisi riil yang ada di lapangan.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi riil pemasyarakatan. Kami berharap berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi satuan kerja dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan ke depan,” ujar I Putu Murdiana.
Di tempat terpisah, Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan serta memastikan seluruh prosedur dan standar operasional berjalan sesuai ketentuan. Pihaknya bertekad terus membenahi fasilitas dan meningkatkan kualitas pembinaan.
“Kami terus berupaya membenahi fasilitas, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memastikan hak-hak warga binaan tetap terpenuhi. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis tantangan yang ada dapat diatasi secara bertahap demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang lebih baik,” pungkas Hisam Wibowo. (PATHUR)









