BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan dengan memanfaatkan teknologi modern yang ramah lingkungan.
Langkah terbaru yang diambil adalah rencana penerapan teknologi Light Emitting Diode (LED) hemat energi untuk seluruh Alat Penerangan Jalan (APJ) di wilayah Kota Cantik.
Program modernisasi fasilitas publik ini digagas melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Melalui sistem KPBU APJ, pemerintah daerah berkolaborasi dengan sektor swasta guna mempercepat pengadaan, pemasangan, hingga pemeliharaan lampu jalan tanpa harus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa kerja sama strategis ini sangat vital bagi kemajuan daerah.
Menurutnya, keterlibatan badan usaha menjadi solusi cerdas untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah, sekaligus memastikan proyek strategis ini berjalan dengan standar kualitas yang tinggi dan berkelanjutan.
"Kerja sama ini sangat vital untuk menjangkau seluruh wilayah yang selama ini belum optimal," katanya, Selasa, 2 Juni 2026.
Ia menambahkan, selama ini masih ada beberapa kawasan di Palangka Raya, terutama di wilayah pinggiran dan pemukiman baru, yang fasilitas penerangan jalannya masih minim.
Dengan adanya sistem KPBU ini, pemerataan pembangunan infrastruktur penerangan diharapkan dapat terealisasi dalam waktu yang lebih singkat.
Selain memperluas jangkauan visual di malam hari, penggunaan teknologi LED ini diproyeksikan mampu menekan biaya operasional dan konsumsi daya listrik secara signifikan. (HENDRI/R)
Pemko Palangka Raya Modernisasi Penerangan Jalan dengan Teknologi LED
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







