BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, memperkenalkan struktur organisasi, sistem administrasi, serta tugas dan fungsi DPRD kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) dalam kuliah umum yang digelar di DPRD Palangka Raya, Selasa, 2 Juni 2026.
Dalam pemaparannya, Subandi menjelaskan berbagai aspek kelembagaan DPRD, mulai dari landasan hukum, struktur pimpinan, hingga sistem administrasi yang mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi dewan.
“Saya menyampaikan kepada mahasiswa mengenai struktur organisasi DPRD, dasar hukum yang menjadi landasan kerja DPRD, struktur pimpinan, serta bagaimana sistem administrasi DPRD dan kegiatan yang dijalankan oleh sekretariat DPRD,” kata Subandi.
Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan tugas DPRD tidak hanya ditentukan oleh peran anggota dewan, tetapi juga didukung sistem administrasi dan sekretariat yang berfungsi menunjang seluruh aktivitas kelembagaan.
Selain menjelaskan aspek kelembagaan, Subandi juga memaparkan tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi pembentukan peraturan daerah (Perda), fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Ketiga fungsi tersebut menjadi instrumen utama DPRD dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Mahasiswa perlu memahami bahwa tugas DPRD tidak hanya hadir dalam rapat paripurna atau pembahasan kebijakan, tetapi juga didukung oleh sistem administrasi yang tertata dan sekretariat yang berperan penting dalam mendukung seluruh kegiatan dewan,” ujarnya.
Menurutnya, kuliah umum tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung mekanisme kerja DPRD, termasuk proses administrasi yang berlangsung di balik setiap kebijakan dan keputusan yang dihasilkan lembaga legislatif.
Dalam kesempatan itu, Subandi juga menyinggung agenda DPRD yang akan datang, yakni pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 bersama Pemerintah Kota Palangka Raya.
“Dalam waktu dekat kami akan membahas APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 bersama pemerintah kota sebagai bagian dari fungsi anggaran DPRD,” tuturnya.
Ia menilai pemahaman mengenai proses penyusunan dan pembahasan anggaran daerah penting diketahui generasi muda agar memahami bagaimana program pembangunan dan pelayanan publik direncanakan, dibahas, serta diawasi oleh DPRD bersama pemerintah daerah.
Melalui kegiatan tersebut, Subandi berharap mahasiswa semakin memahami peran DPRD dalam sistem pemerintahan daerah dan terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi. (MARINI/j)









