PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu, mendukung langkah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam program magang dan penelitian di sektor pertanian.

Menurutnya, keterlibatan kalangan akademisi menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mendorong kemajuan sektor pertanian.

“Kami mendukung upaya DPKP yang tidak hanya fokus pada pelayanan kepada masyarakat dan petani, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar serta melakukan penelitian di lapangan,” kata Hap Baperdu, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menilai program magang dan penelitian memberikan manfaat ganda. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung yang relevan dengan bidang keilmuannya, sementara pemerintah daerah berpeluang mendapatkan masukan dan rekomendasi dari hasil kajian akademis.

Menurut Hap, hasil penelitian mahasiswa dapat menjadi salah satu referensi dalam penyusunan program maupun kebijakan pertanian yang lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan daerah.

Selain itu, ia berharap program tersebut mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Pertanian saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif. Karena itu, keterlibatan mahasiswa melalui magang dan penelitian perlu terus didorong agar lahir ide-ide baru yang bermanfaat bagi petani dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Hap menambahkan, regenerasi petani dan masuknya inovasi baru menjadi tantangan yang harus dihadapi sektor pertanian saat ini. Kehadiran mahasiswa dinilai dapat membantu mempercepat penerapan teknologi dan pengembangan metode pertanian yang lebih modern.

Ia menegaskan DPRD Palangka Raya akan terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta memperluas kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi salah satu kunci untuk mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. (MARINI/j)