SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sekolah Menengah  Kejuruan Negeri Sampit 1 Sampit berhasil meraih juara umum pada lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) 2018 dan modern dance yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat. 

"Semua peserta bagus, penampilannya juga luar biasa. Namun di sini juri  juga memiliki penilaian untuk yang terbaik dari yang baik," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Muhammad Irfansyah, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menyebut dari 10 tim dari sekolah tingkat SMA, SMK dan SLTA atau sederjat yang mengikuti lomba, tiga sekolah telah dinyatakan masuk tiga besar. SMKN 1 Sampit berhasil meraih juara I dengan nilai 1.803 poin, SMAN 1 Sampit meraih juara II dengan nilai 1.725 poin dan SMA Kota Besi juara dengan nilai 1.421 poin. 

"Mereka yang berhasil meraih juara akan mendapatkan piala, tropi, medali dan uang pembinaan. Kami berharap peserta lainnya bisa lebih semangat lagi nantinya jika ada lomba senam," harapnya. 

Bidang Pembudayaan Olahraga yang sekaligus Ketua Panita Lomba Senam SKJ dan Modern Dance 2026, Arga Asmaradana mengatakan,  kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 31 Mei 2026 diikuti oleh 10 tim dari tingkat SLTA. Jumlah tersebut  meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan antusiasme pelajar yang berkembang.

"Kegiatan itu merupakan kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga dengan DPRD Kotim sebagai bagian dari program prioritas untuk membangun generasi muda yang bugar, aktif, dan berdaya saing. Tujuan utamanya adalah mendorong budaya hidup olahraga serta meningkatkan kebugaran jasmani masyarakat, khususnya pelajar SMA dan SMK sederajat,” ujar Arga.

Menurutnya, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan gaya hidup yang harus dibudayakan sejak dini untuk membentuk karakter disiplin, kerjasama, dan mental tangguh generasi muda.

“Pelajar adalah agen perubahan yang dapat menyebarkan semangat hidup sehat. Dengan membiasakan aktivitas olahraga, mereka menjadi motor penggerak terciptanya masyarakat Kotim yang sehat, produktif, dan berdaya tahan,” tambah Arga.

Lomba senam SKJ 2018 mengajarkan pentingnya gerakan bersama yang terstruktur dan penuh semangat, sementara ajang modern dance membuka ruang bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitas dan inovasi mereka secara edukatif dan kompetitif. (DEVIANA/j)