PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP terus mendorong peningkatan literasi generasi muda terkait sektor perkebunan melalui penyelenggaraan kegiatan GenSawit 2026 di Universitas Udayana, Denpasar, Bali. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk memahami lebih komprehensif peran strategis industri kelapa sawit Indonesia, termasuk peluang dan tantangan yang dihadapi di masa depan.

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 300 mahasiswa dan menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi serta praktisi industri. Para peserta mendapatkan pemaparan berbasis data dan fakta mengenai perkembangan sektor kelapa sawit nasional serta kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.

Kepala Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, Aida Fitria, dalam sambutannya menyampaikan bahwa GenSawit merupakan salah satu program yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit yang memiliki peran penting dalam pembangunan nasional.

"Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional," kata Aida dalam rilis BPDP pada Selasa, 2 Juli 2026.

Hingga tahun 2025, lanjutnya, luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai sekitar 16,8 juta hektare dan sekitar 42 persen di antaranya dikelola oleh perkebunan rakyat.

“Data tersebut menunjukkan bahwa industri kelapa sawit bukan hanya dijalankan oleh perusahaan besar, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat Indonesia, terutama petani sawit rakyat,” ujarnya. 

Ia menambahkan, Indonesia hingga kini masih menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan produksi mencapai sekitar 46,5 juta ton pada 2025. Industri ini menghasilkan devisa sekitar US$30,5 miliar dan menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 19,5 juta orang, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu, sektor sawit juga mendukung ketahanan energi nasional melalui implementasi program biodiesel B40 sebagai bagian dari upaya transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan dan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil. (TESTI PRISCILLA/j)