KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Misteri suara dentuman keras yang terdengar di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau pada Selasa, 2 Juni 2026, masih belum menemukan titik terang. Setelah menjadi perbincangan luas masyarakat sepanjang hari, data terbaru dari BMKG justru menambah tanda tanya terkait asal-usul suara tersebut.

Sebelumnya, warga dari berbagai wilayah seperti Basarang, Panamas, Sungai Pitung, Anjir Kalampan hingga Pulang Pisau Kota melaporkan mendengar suara dentuman sekitar pukul 10.00 WIB. Sebagian warga bahkan mengaku merasakan getaran pada bangunan rumah saat suara itu terdengar.

Perkembangan terbaru disampaikan Prakirawan BMKG Palangka Raya, Chandra, setelah pihaknya melakukan penelusuran terhadap sejumlah kemungkinan penyebab fenomena tersebut. Hasil sementara menunjukkan tidak ditemukan aktivitas petir di wilayah yang dilaporkan mendengar dentuman.

"Dentuman di udara yang ditanyakan masyarakat di wilayah Pulang Pisau antara jam 10 sampai 11 siang pada hari ini tidak terpantau adanya petir dari satelit dan radar cuaca di wilayah tersebut karena sekitar itu langit cerah berawan," jelas Chandra kepada Borneonews.

Tidak hanya itu, BMKG juga telah berkoordinasi dengan pihak Air Traffic Controller (ATC) atau navigasi penerbangan. Hasil koordinasi tersebut menunjukkan tidak ada laporan aktivitas pesawat tempur maupun penerbangan sejenis yang melintas dan berpotensi menimbulkan suara ledakan sonik pada waktu kejadian.

"Dan coba kami koordinasi dengan Air Traffic Controller (ATC) atau Airnav Navigasi Udara di bandara juga tidak ada aktivitas pesawat tempur atau sejenisnya," lanjutnya.

Temuan tersebut membuat penyebab dentuman semakin misterius. Pasalnya, dua dugaan yang sempat banyak dibicarakan masyarakat, yakni petir dan aktivitas pesawat militer, untuk sementara tidak didukung oleh data yang dimiliki BMKG maupun pihak navigasi udara.

Meski demikian, BMKG belum memberikan kesimpulan akhir mengenai sumber suara yang menghebohkan warga di dua kabupaten tersebut. Pihaknya masih membuka kemungkinan adanya informasi tambahan dari instansi lain maupun hasil penelusuran lanjutan.

"Jadi hingga saat ini kami masih belum tahu penyebabnya. Apabila ada update informasi nanti kami infokan," ujar Chandra.

Hingga Selasa petang, belum ada penjelasan resmi yang dapat memastikan sumber dentuman tersebut. Dengan tidak ditemukannya indikasi petir maupun aktivitas pesawat tempur, misteri suara yang terdengar luas di Kapuas dan Pulang Pisau itu masih menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat. (SABRIANOOR/H)