PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 120 pelajar tingkat SD hingga SMA dari Sekolah Bina Bangsa di Sampit mengikuti lomba gambar bertema My Peace Story yang diselenggarakan International Women Peace Group atau IWPG bekerja sama dengan Wilmar Central Kalimantan Project.

Koordinator Women on Working Group atau WoW, Sarimanah, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mendorong peserta memahami dan mengembangkan rasa empati, baik terhadap diri sendiri, lingkungan sekitar, maupun masyarakat secara luas melalui media seni.

“Melalui tema My Peace Story, para peserta diajak menuangkan pandangan dan harapan mereka mengenai perdamaian, kepedulian, serta kehidupan yang harmonis dalam bentuk karya gambar,” kata Sarimanah dalam keterangan pers pada Selasa, 2 Juni 2026.

Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan nilai-nilai empati, kepedulian, dan perdamaian sejak usia dini. Seni dinilai dapat menjadi media yang efektif untuk membangun sikap saling memahami dan menghargai di tengah keberagaman.

Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari ahli seni gambar serta perwakilan juri dari Korea Selatan. Karya para pemenang akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan di Jakarta sebelum berkompetisi pada tingkat internasional yang dijadwalkan berlangsung di Korea Selatan.

Sarimanah berharap kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan pendidikan dan pengembangan karakter dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, lingkungan belajar yang mendukung kreativitas dan nilai-nilai sosial penting dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap sesama.

Pihak sekolah menyambut baik penyelenggaraan lomba tersebut karena dinilai memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat kemampuan sosial dan emosional melalui pendekatan yang menyenangkan. (TESTI PRISCILLA/H)