KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Di tengah suasana pengumuman kelulusan siswa kelas IX SMPN 2 Selat, Selasa, 2 Juni 2026, tiga pelajar justru dihadapkan pada situasi tak terduga. Mereka menjadi orang pertama yang bergerak saat melihat kepulan asap dari sebuah rumah kosong di Jalan Jepang, Kuala Kapuas, tepat di samping sekolah mereka.

Ketiga pelajar tersebut adalah Hendy, Aditia, dan Junika. Saat aktivitas sekolah relatif lengang karena hanya berlangsung pengumuman kelulusan, mereka mendapati tanda-tanda kebakaran dari bangunan yang berada tidak jauh dari lingkungan sekolah.

Menurut Hendy, peristiwa bermula ketika Aditia yang melintas di depan rumah tersebut melihat asap keluar dari arah dapur. Temuan itu segera diberitahukan kepada rekan-rekannya yang berada di sekitar lokasi.

Menyadari potensi bahaya yang bisa terjadi, mereka tidak hanya melaporkan kejadian tersebut kepada relawan dan pemadam kebakaran. Ketiganya juga berinisiatif mendatangi rumah dan melakukan upaya penanganan awal sambil menunggu bantuan tiba.

"Pas kami datang asapnya sudah lumayan membubuk," ujar Hendy kepada Borneonews.

Saat masuk ke dalam rumah yang sedang ditinggalkan penghuninya, Hendy mendapati api sudah mulai menjalar pada bagian dinding dapur. Kondisi itu membuatnya segera mengambil langkah untuk mengurangi risiko kebakaran semakin membesar.

"Apinya sudah menjalar di dinding. Pas saya masuk, saya bawa keluar dulu tabung gasnya," ungkapnya.

Setelah tabung gas berhasil diamankan dari dalam rumah, Hendy bersama teman-temannya berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya yang tersedia di lokasi. Mereka menggunakan gayung untuk menyiram sumber api hingga kobaran berhasil dikendalikan.

"Habis itu baru saya siram pakai gayung yang ada di dalam rumah," tambah Hendy.

Upaya cepat yang dilakukan ketiga pelajar tersebut diduga membantu mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. Tidak lama kemudian, petugas BPBD, Damkar, serta sejumlah relawan BPK tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan dan memastikan kondisi benar-benar aman. (SABRIANOOR/H)