PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menegaskan komitmen untuk terus melakukan evaluasi kinerja terhadap seluruh pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah setempat secara berkala.

Langkah ini diambil guna memastikan jalannya roda pemerintahan tetap berjalan optimal, akuntabel, dan sesuai dengan target pembangunan yang telah ditetapkan.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyatakan bahwa evaluasi berkala ini bukan sekadar rutinitas administratif yang bersifat formalitas semata.

Proses ini menjadi instrumen penting bagi pembuat kebijakan untuk mengukur sejauh mana efektivitas, integritas, dan tanggung jawab para pejabat dalam mengeksekusi program kerja yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Melalui evaluasi yang terukur ini, Pemko Palangka Raya dapat memetakan capaian kinerja serta mendeteksi secara dini kendala-kendala yang dihadapi oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Pejabat yang dinilai belum mampu memenuhi target standar pelayanan publik akan diberikan pembinaan khusus agar kualitas kinerjanya dapat segera ditingkatkan. Bahkan kalau tidak maksimal juga bisa dicopot," katanya, Rabu, 3 Juni 2026.

Sistem evaluasi berkala ini juga dirancang untuk memacu iklim kompetisi yang sehat di kalangan birokrat.

Dengan adanya penilaian objektif, Pemko Palangka Raya dapat menerapkan sistem penghargaan (reward) bagi instansi yang berprestasi, sekaligus memberikan sanksi (punishment) atau pergeseran jabatan jika ditemukan kelalaian dalam pelayanan.

Zaini mengingatkan bahwa tuntutan masyarakat akan pelayanan yang cepat dan transparan kini semakin tinggi. Oleh karena itu, hasil dari evaluasi berkala ini nantinya akan menjadi dasar utama dalam menentukan kebijakan mutasi maupun promosi jabatan, demi menempatkan figur yang tepat di posisi yang tepat.

"Setiap aparatur dituntut untuk terus berbenah, menjaga integritas, dan mempertahankan rapor kinerja yang baik demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi penuh pada kesejahteraan warga," pungkasnya. (HENDRI)